6 Langkah Sukses Wawancara Via Skype

Semakin banyak perusahaan menggunakan wawancara kerja lewat telepon atau video call. Menurut survei tahun 2014 oleh perusahaan konsultan karier Right Management, 82% pemberi kerja telah melakukan wawancara kerja melalui Skype. Maklum, cara ini hemat waktu, tenaga dan uang. Bagi kita tentunya memperluas kesempatan untuk bekerja pada perusahaan asing di luar negeri. Ini aturan persiapan wawancara virtual.

Serius

Tanamkan dalam diri bahwa sekalipun melalui dunia virtual, wawancara dengan memakai Skype atau telepon bukan sekadar seleksi 'ringan'. Terutama bila kita diberitahu bahwa ini adalah seleksi tahap awal. Kenyataannya, pertanyaan yang diajukan tidaklah ringan.

https://www.pjtkiresmi.com/2016/03/6-langkah-sukses-wawancara-via-skype.html

Trik: Bedanya wawancara jarak jauh dan biasa adalah kesempatan memiliki 'contekan' di dekat kita. Siapkan catatan mengenai pekerjaan dan perusahaan yang dilamar sehingga tidak kelabakan saat menjawabnya.

Jabat Tangan Virtual

Gantikan jabat tangan lewat perilaku awal yang hangat saat wawancara. Tersenyumlah lalu sapa pewawancara--seperti bertanya, apa kabar? Kemudian perkenalkan diri. Jangan lupa untuk tetap tersenyum, duduk tegak, dan pede.

Trik: Tempel kertas kecil (post-it) yang bertuliskan "Senyum!" sebagai pengingat. Lihat ke kamera, bukan layar, ketika berbicara pada pewawancara guna memaksimalkan kontak mata.

Berpakaian Rapi

Persiapkan diri seperti benar-benar mendatangi tempat wawancara. Sekalipun tidak berhadapan langsung dan pewawancara tidak melihat kita secara keseluruhan, kita harus berpakaian seperti hendak wawancara langsung. Jangan setengah-setengah, ya, siapa tahu kita tiba-tiba harus berdiri. Jika pewawancara melihat kita tidak berpakaian proper, mereka akan mengira kitatidak serius terhadap pekerjaannya.

Trik: Sikat gigi sebelum mulai wawancara. Pewawancara mungkin tidak bisa mencium bau napas Anda, tapi kita tetap akan merasa lebih percaya diri karenanya.

Jaga Kerapian Tempat Wawancara

Saat wawancara melalui Skype, matikan dulu program reminder, alarm, bahkan ponsel supaya bunyinya tidak mengganggu jalannya wawancara. Rapikan juga meja dan cari tempat berlatar belakang yang netral (misal, tembok putih atau ruang baca). Poster idola atau koleksi sepatu lari coba disembunyikan dulu.

Trik: Pastikan juga Anda meminimalisasi suara-suara di sekitar dengan menutup pintu atau jendela tempat kita melakukan wawancara. Jauhkan juga sementara si pus atau doggy tersayang.

Berlatih

Minta bantuan teman untuk mempersiapkan wawancara ini. Minta mereka menelepon atau melakukan Skype guna cek audio-visual dan alat wawancara lainnya.

Trik: Penting untuk selalu cek volume suara dan kualitas gambar kita supaya bisa menyampaikan informasi dengan baik kepada pewawancara.

Perpisahan Virtual

Awal yang baik harus diakhiri dengan baik pula, dong. Ucapkan terima kasih pada pewawancara. Tegaskan lagi minat kita pada posisi yang dilamar tersebut. Serta, berikan senyuman di akhir wawancara.

Sumber: citacinta.co.id